Minggu, 28 Februari 2010

VISI DAN MISI SMK BUSTANUL ULUM

LOGO SMK BUSTANUL ULUM


KEPALA SEKOLAH SMK BUSTANUL ULUM




VISI DAN MISI SMK BUSTANUL ULUM
VISI
menghasilkan lulusan yang kreatif dan inovatif, unggul dalam imteq,imtaq siap mengisi dunia usaha atau dunia industri dan siap mandiri.

MISI
mewujudkan lulusan yang kreatif, terampil dalam teknologi.
membekali siswa dengan life skill yang dilandasi dengan molaritas regilius dan menjunjung nilai pengabdian dan kejujuran.
mewujudkan lulusan yang siap mengisi dunia industri dan dunia usaha.
mewujudkan lulusan yang memiliki kemampuan untuk mandiri.
menguatkan pola managerial sekolah yang mandiri dan inovatif,menuju peningkatan pribadi yang disiplin dan kualitas.


GAMBAR SEKOLAH SMK BUSTANUL ULUM




PRAKTEK PERAKITAN





KEPALA SEKOLAH SMK BUSTANUL ULUM

Minggu, 21 Februari 2010

cerita lucu banget lho...........!

Disebuah perempatan jln raya, lampu merahpun menyala tanda semua kendaraan bermotor harus berhenti. Dasar tukang becak biasalah..nylonong aje. nah bersamaan ama tukang becak, ada sepasang suami istri sedang mengendarai motor baru. sepasang suami istri ini bibirnya sumbing semua,na'udzubillah ye... kcian bgt. nah.. karena baru bisa ngendarai mtor jd kurang tahu tuh ame yang namanye rambu2. ngikut aje ma tukang becak yang nekat. tak ayal sempritanpun berbunyi, ehh maaf peluit coy. Munculah disana sorang POLWAN yang cantik menghampiri Bpk2 yang sumbing td. "Selamat siang bapak!!"POLWAN menyapa dgn suara lembut bgt, wiiih...mantep coy. Bpk2 itu langsung copot helm n tersenyum. Polwan itu langsung menginterogasi, "Bapak namanya siapa??". Bapak2 itu menjawab dengan begitu jelasnya "Memek lu nikmat", sambil menyodorkan kartu SIMnya. mendengar spt itu, Polwan cantik itu tersentak n memperlihatkan warna muka merahnya, alias marah. Namun sambil melihat kartu SIM bpk2 td akhirnya muka merah yang diperlihatkan mulai memutih kembali menampakkan kecantikannya sambil tersenyum manis. OOoo. nama bapak "MEMET RUKHIMAT". ( he..he..he.... ya iyalah bibirnye aje sumbing mana mungkin bs ngomong jelas ye?) maaf ye cm sekedar humor aje. Moga kita,istri kita,keturunan kita,saudara2 kita, tmn2 kita n semuanya diberi kesehatan. Amiin..

aku ingin mencintaimu dg sederhana

Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.

Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi. Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”

Sekarang, pagi-pagi ia sudah pamit ke kantor karena harus menyiapkan beberapa dokumen rapat. Ia pamit saat aku berada di kamar mandi. Aku memang sengaja tidak mengingatkannya tentang ulang tahun perkawinan kami. Aku ingin mengujinya, apakah ia ingat atau tidak kali ini. Nyatanya? Aku menarik napas panjang.

Heran, apa sih susahnya mengingat hari ulang tahun perkawinan sendiri? Aku mendengus kesal. Aa’ memang berbeda dengan aku. Ia kalem dan tidak ekspresif, apalagi romantis. Maka, tidak pernah ada bunga pada momen-momen istimewa atau puisi yang dituliskan di selembar kertas merah muda seperti yang sering kubayangkan saat sebelum aku menikah.

Sedangkan aku, ekspresif dan romantis. Aku selalu memberinya hadiah dengan kata-kata manis setiap hari ulang tahunnya. Aku juga tidak lupa mengucapkan berpuluh kali kata I love you setiap minggu. Mengirim pesan, bahkan puisi lewat sms saat ia keluar kota. Pokoknya, bagiku cinta harus diekspresikan dengan jelas. Karena kejelasan juga bagian dari cinta.

Aku tahu, kalau aku mencintai Aa’, aku harus menerimanya apa adanya. Tetapi, masak sih orang tidak mau berubah dan belajar? Bukankah aku sudah mengajarinya untuk bersikap lebih romantis? Ah, pokoknya aku kesal titik. Dan semua menjadi tidak menyenangkan bagiku. Aku uring-uringan. Aa’ jadi benar-benar menyebalkan di mataku. Aku mulai menghitung-hitung waktu dan perhatian yang diberikannya kepadaku dalam tiga tahun perkawinan kami. Tidak ada akhir minggu yang santai. Jarang sekali kami sempat pergi berdua untuk makan malam di luar. Waktu luang biasanya dihabiskannya untuk tidur sepanjang hari. Jadilah aku manyun sendiri hampir setiap hari minggu dan cuma bisa memandangnya mendengkur dengan manis di tempat tidur.

Rasa kesalku semakin menjadi. Apalagi, hubungan kami seminggu ini memang sedang tidak baik. Kami berdua sama-sama letih. Pekerjaan yang bertumpuk di tempat tugas kami masing-masing membuat kami bertemu di rumah dalam keadaan sama-sama letih dan mudah tersinggung satu sama lain. Jadilah, beberapa kali kami bertengkar minggu ini.

Sebenarnya, hari ini aku sudah mengosongkan semua jadual kegiatanku. Aku ingin berdua saja dengannya hari ini dan melakukan berbagai hal menyenangkan. Mestinya, Sabtu ini ia libur. Tetapi, begitulah Aa’. Sulit sekali baginya meninggalkan pekerjaannya, bahkan pada akhir pekan seperti ini. Mungkin, karena kami belum mempunyai anak. Sehingga ia tidak merasa perlu untuk meluangkan waktu pada akhir pekan seperti ini.

”Hen, kamu yakin mau menerima lamaran A’ Ridwan?” Diah sahabatku menatapku heran. ”Kakakku itu enggak romantis, lho. Tidak seperti suami romantis yang sering kau bayangkan. Dia itu tipe laki-laki serius yang hobinya bekerja keras. Baik sih, soleh, setia… Tapi enggak humoris. Pokoknya, hidup sama dia itu datar. Rutin dan membosankan. Isinya cuma kerja, kerja dan kerja…” Diah menyambung panjang lebar. Aku cuma senyum-senyum saja saat itu. Aa’ memang menanyakan kesediaanku untuk menerima lamaranku lewat Diah.

”Kamu kok gitu, sih? Enggak senang ya kalau aku jadi kakak iparmu?” tanyaku sambil cemberut. Diah tertawa melihatku. ”Yah, yang seperti ini mah tidak akan dilayani. Paling ditinggal pergi sama A’ Ridwan.” Diah tertawa geli. ”Kamu belum tahu kakakku, sih!” Tetapi, apapun kata Diah, aku telah bertekad untuk menerima lamaran Aa’. Aku yakin kami bisa saling menyesuaikan diri. Toh ia laki-laki yang baik. Itu sudah lebih dari cukup buatku.

Minggu-minggu pertama setelah perkawinan kami tidak banyak masalah berarti. Seperti layaknya pengantin baru, Aa’ berusaha romantis. Dan aku senang. Tetapi, semua berakhir saat masa cutinya berakhir. Ia segera berkutat dengan segala kesibukannya, tujuh hari dalam seminggu. Hampir tidak ada waktu yang tersisa untukku. Ceritaku yang antusias sering hanya ditanggapinya dengan ehm, oh, begitu ya… Itupun sambil terkantuk-kantuk memeluk guling. Dan, aku yang telah berjam-jam menunggunya untuk bercerita lantas kehilangan selera untuk melanjutkan cerita.

Begitulah… aku berusaha mengerti dan menerimanya. Tetapi pagi ini, kekesalanku kepadanya benar-benar mencapai puncaknya. Aku izin ke rumah ibu. Kukirim sms singkat kepadanya. Kutunggu. Satu jam kemudian baru kuterima jawabannya. Maaf, aku sedang rapat. Hati-hati. Salam untuk Ibu. Tuh, kan. Lihat. Bahkan ia membutuhkan waktu satu jam untuk membalas smsku. Rapat, presentasi, laporan keuangan, itulah saingan yang merebut perhatian suamiku.

Aku langsung masuk ke bekas kamarku yang sekarang ditempati Riri adikku. Kuhempaskan tubuhku dengan kesal. Aku baru saja akan memejamkan mataku saat samar-samar kudengar Ibu mengetuk pintu. Aku bangkit dengan malas.

”Kenapa Hen? Ada masalah dengan Ridwan?” Ibu membuka percakapan tanpa basa-basi. Aku mengangguk. Ibu memang tidak pernah bisa dibohongi. Ia selalu berhasil menebak dengan jitu.

Walau awalnya tersendat, akhirnya aku bercerita juga kepada Ibu. Mataku berkaca-kaca. Aku menumpahkan kekesalanku kepada Ibu. Ibu tersenyum mendengar ceritaku. Ia mengusap rambutku. ”Hen, mungkin semua ini salah Ibu dan Bapak yang terlalu memanjakan kamu. Sehingga kamu menjadi terganggu dengan sikap suamimu. Cobalah, Hen pikirkan baik-baik. Apa kekurangan Ridwan? Ia suami yang baik. Setia, jujur dan pekerja keras. Ridwan itu tidak pernah kasar sama kamu, rajin ibadah. Ia juga baik dan hormat kepada Ibu dan Bapak. Tidak semua suami seperti dia, Hen. Banyak orang yang dizholimi suaminya. Na’udzubillah!” Kata Ibu.

Aku terdiam. Yah, betul sih apa yang dikatakan Ibu. ”Tapi Bu, dia itu keterlaluan sekali. Masak Ulang tahun perkawinan sendiri tiga kali lupa. Lagi pula, dia itu sama sekali tidak punya waktu buat aku. Aku kan istrinya, bu. Bukan cuma bagian dari perabot rumah tangga yang hanya perlu ditengok sekali-sekali.” Aku masih kesal. Walaupun dalam hati aku membenarkan apa yang diucapkan Ibu.

Ya, selain sifat kurang romantisnya, sebenarnya apa kekurangan Aa’? Hampir tidak ada. Sebenarnya, ia berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakanku dengan caranya sendiri. Ia selalu mendorongku untuk menambah ilmu dan memperluas wawasanku. Ia juga selalu menyemangatiku untuk lebih rajin beribadah dan selalu berbaik sangka kepada orang lain. Soal kesetiaan? Tidak diragukan. Diah satu kantor dengannya. Dan ia selalu bercerita denganku bagaimana Aa’ bersikap terhadap rekan-rekan wanitanya di kantor. Aa’ tidak pernah meladeni ajakan Anita yang tidak juga bosan menggoda dan mengajaknya kencan. Padahal kalau mau, dengan penampilannya yang selalu rapi dan cool seperti itu, tidak sulit buatnya menarik perhatian lawan jenis.

”Hen, kalau kamu merasa uring-uringan seperti itu, sebenarnya bukan Ridwan yang bermasalah. Persoalannya hanya satu, kamu kehilangan rasa syukur…” Ibu berkata tenang.

Aku memandang Ibu. Perkataan Ibu benar-benar menohokku. Ya, Ibu benar. Aku kehilangan rasa syukur. Bukankah baru dua minggu yang lalu aku membujuk Ranti, salah seorang sahabatku yang stres karena suaminya berselingkuh dengan wanita lain dan sangat kasar kepadanya? Bukankah aku yang mengajaknya ke dokter untuk mengobati memar yang ada di beberapa bagian tubuhnya karena dipukuli suaminya?

Pelan-pelan, rasa bersalah timbul dalam hatiku. Kalau memang aku ingin menghabiskan waktu dengannya hari ini, mengapa aku tidak mengatakannya jauh-jauh hari agar ia dapat mengatur jadualnya? Bukankah aku bisa mengingatkannya dengan manis bahwa aku ingin pergi dengannya berdua saja hari ini. Mengapa aku tidak mencoba mengatakan kepadanya, bahwa aku ingin ia bersikap lebih romantis? Bahwa aku merasa tersisih karena kesibukannya? Bahwa aku sebenarnya takut tidak lagi dicintai?

Aku segera pamit kepada Ibu. Aku bergegas pulang untuk membereskan rumah dan menyiapkan makan malam yang romantis di rumah. Aku tidak memberitahunya. Aku ingin membuat kejutan untuknya.

Makan malam sudah siap. Aku menyiapkan masakan kegemaran Aa’ lengkap dengan rangkaian mawar merah di meja makan. Jam tujuh malam, Aa’ belum pulang. Aku menunggu dengan sabar. Jam sembilan malam, aku hanya menerima smsnya. Maaf aku terlambat pulang. Tugasku belum selesai. Makanan di meja sudah dingin. Mataku sudah berat, tetapi aku tetap menunggunya di ruang tamu.

Aku terbangun dengan kaget. Ya Allah, aku tertidur. Kulirik jam dinding, jam 11 malam. Aku bangkit. Seikat mawar merah tergeletak di meja. Di sebelahnya, tergeletak kartu ucapan dan kotak perhiasan mungil. Aa’ tertidur pulas di karpet. Ia belum membuka dasi dan kaos kakinya.

Kuambil kartu ucapan itu dan kubuka. Sebait puisi membuatku tersenyum.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Lewat kata yang tak sempat disampaikan

Awan kepada air yang menjadikannya tiada

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan

Kayu kepada api yang menjadikannya abu. *

cerita cinta. aku ingin memilikimu

Sekarang hari minggu ya?. Jadwalnya padat nih, setelah tadi saya menuliskan tentang fasilitas baru dan jadwal cerita cinta, serta tips sehat menghilangkan jerawat dengan cara alami. Sekarang saya akan memberikan sebuah cerita cinta yang nyata, dan saya sebut dengan kisah nyata.

Kisah nyata yang berjudul aku ingin memilikimu dialami oleh seorang teman saya. Sebuah kisah yang sudah sangat lama juga. Kisah cinta ini terjadi ketika saya masih kuliah dulu. Tapi nama teman saya ini saya rahasiakan karena menjaga nama baik darinya.

Ok langsung aja baca cerita nya...

Sebut saja namanya tomi. Tomi adalah seorang cowok yang berwajah lumayan ganteng. Ditambah lagi, tomi memiliki keluarga yang bisa dibilang kaya. Tak sulit bagi tomi untuk mendapatkan banyak cewek. Ya seperti membalikkan telapak tangan saja...


Tapi ketika itu, kami sedang berbincang di kantin tempat kuliah, dan tiba-tiba lewat seorang cewek yang lumayan cantik menurut saya, tapi menurut si tomi sangat cantik!. Dia pun mendatangi cewek itu, dengan rayuan dan ajian yang dimilikinya, sang cewek seakan patuh dan langsung tersenyum manis kepada tomi. Kemudian mereka pun berbincang berdua seakan sudah kenal lama.

Kami terdiam dan membisu melihat tomi, tak ada kata-kata yang mampu kami ucapkan. Dari kejauhan kami melihat tomi yang kemudian berjalan perlahan dengan sang cewek tadi. "Eh gua jalan dulu ya", kata tomi sambil tersenyum.

Hari-hari berlalu hampir satu bulan lamanya, selalu terlihat dan menjadi suatu yang biasa ketika tomi turun dari mobilnya sambil memegang tangan cewek yang bernama rani itu. Sungguh mesranya mereka berdua. Tapi tomi tak berubah seperti banyak orang, yang baru mendapatkan pacar. Tomi tetaplah tomi yang dulu, ia masih senang berkumpul dengan kami.

Siang itu, ketika terik matahari begitu terasa hingga menusuk kulit ini, kami dan tomi berkumpul di kantin. Entah setan apa yang merasuki tomi sehingga ia mengatakan "Oi...gua mau kasih taruhan nih". Kami lalu bertanya taruhan apa?. Tomi menjawab "gua yakin si rani cinta mati ama gua!!!, kalau kalian bisa buat dia tergoda ama kalian ntar gua traktir!!!". Mendengar kata-kata tomi tadi, tentu saya sangat merasa tertantang, hehehe...

Saya pun langsung bergegas mencari rani, "benar ya!!! lo traktir gua ama anak-anak!!!", kata saya kepada tomi. "Ya tenang aja asal lo berhasil. ntar gua traktir!!!, "kata tomi. Saya melihat rani sedang bercanda bersama-sama teman-temannya di depan sebuah kelas, dan saya menghampirinya. "Rani ya...", kata saya sambil tersenyum. "Iya", jawabnya dengan wajah yang cantik. "Eh gua boleh kenalan kan?", tanya saya. Tapi rani hanya tersenyum. "Loh kok diam aja? gua arie", kata saya lagi sambil memberikan tangan saya. Dan kemudian dia menyambut tangan saya dengan tangannya yang halus "iya arie...", katanya sambil tersenyum lagi. Kemudian kamipun berbincang-bincang. Terlihat raut gembira di wajahnya, lalu saya memberanikan diri bertanya kepada rani, "Eh tomi itu pacar kamu ya?". "Emang kenapa kamu cemburu ya?", jawab rani sambil bercanda. "Ga cuma nanya doank kok", kata saya lagi. Rani hanya terdiam tak mejawab pertanyaan saya.

"Pacarnya ya...heheh...ga enak ah ama si tomi, ntar dia marah lagi...gua jalan dulu ya", kata saya kepada rani. Tapi kemudian rani yang hanya diam, memanggil saya dan langsung berkata, "arie!!!, ga kok...gua belum punya pacar". Saya terkejut mendengar perkataan rani ini, "terus kok sering bareng ama dia?", tanya dia lagi. "Yah lumayan kan bisa nebeng pergi ama pulang kuliah, heheheh....", jawab rani sambil tertawa kecil.

Hati saya seakan terbeku mendengar perkataan dari rani. Seakan ingin mengeluarkan maksud saya berkenalan dengan dia, tapi saya tak mampu dan hanya diam dan diam.

Saya lalu menuju tempat tomi, dan tomi bertanya kepada saya, "gimana sob, bisa ga lo?, si rani emang cinta mati kan ama gua?", tanya tomi sambil tersenyum. Saya tak mampu menjawab, dan terdiam sesaat, tapi tomi bertanya kembali. "Gimana ui!!!, kalau berhasil gua traktir nih!!!".

Namun saya juga manusia, saya juga memiliki hati. Saya lalu menjawab pertanyaan tomi dengan perlahan "Ga berhasil sob, kayanya si rani emang bener cinta ama lo", kata saya dan kemudian terduduk. Mendengar perkataan saya, tomi langsung tertawa kegirangan dan merasa telah menang dari kebohongan saya. "Tomi...", kata saya dalam hati sambil menggelengkan kepala ketika melihatnya tertawa di atas kebodohannya sendiri.

cinta membuatku ternista

Kisah Nyata - CINTA BUAT KU TERNISTA. Cerita ini adalah kisah nyata yang dikirimkah oleh salah satu pelulis Cerita cinta. Sebut saja namanya Tita (karena permintaan sang penulis, maka saya tidak bisa menampilkan profile penulis Disini.

Yuk mari kita lihat Cerita Yang sangat Menarik ini...


CINTA BUAT KU TERNISTA

KISAH INI KISAH NYATA DARI SEORANG ANAK REMAJA YANG SAAT INI BERUSIA 18 THN SEBUT saja saya tita (nama samaran)

By: tita

Uuuuuuuuuuggggggggggghhhhhhhhhhhhhh…………………….

Aku berdiri menunggu teman temanku datang sebagai pertemuan terakhirku sebelum aku berangkat ke bandung.15 menit aku menunggu di tanah lapang pusat kota disatu kota di sumatra utara.teman-teman ku mulai datang satu persatu ya,, sahabat baikku kiki,wulan,rika,dewi,mitha. Ku iring mereka ketempat biasa nya kami nongkrong,ketika selesai makan dan mulai wulan dengan kekonyolannya sungguh aku tak ingin merubah suasana seperti ini jadi suasana sedih, kutahan hingga hari itu berlalu begitu saja tanpa aku mengucapkan apapun.ketika kulangkahkan kaki ku untuk beranajak dari duduk ku ketika aku mau pulang rika menarik ku dari langkahku dia memintaku untuk tidak pulang dulu.aku tau rika pasti merasakan kalau hari ini aku berbeda.aku dan rika memisah dari teman2 yang lain rika masih diam hingga teman2 yang lain sudah tak terlihat. Rika mengajak ku berjalan ke trotoar disekitaran taman kota, rika mencari tempat duduk. Rika gak langsung menayai aku,dia mengajak ku bercanda.tetap saja walaupun aku berusaha tersenyum senyumku jadi terasa aneh.dan aku tahu rika merasakan itu.rika menariku untuk duduk di antara salah satu tempat duduk di taman ditengah2 pepohonan dan bunga.

Tita……… kau masih ingat tempat ini?? Ia rika betapa aku sering menghabiskan waktu ku disini bersama dimas. Tempat dimana aku bisa tenang. emmmmmmmmm………………….lihatlah tempat ini jika kau ingin tenang akan kutunggu kau hingga kamu siap buat cerita sama aku kenapa hari ini kau berubah.

Aku duduk kupandangi kursi didepanku yang terbuat dari batu,kuharapkan dimas saat ini ada disini,ya… dimas adalah sosok pacar pertamaku jiwa dan jantungku yang telah lama terpisahkan dariku.mengingat kenangan bersamanya buat ku tenang.tanpa kusadari air mataku menetes,begitu berat masalah yang kuhadapi tanpa dia. Ku menarik nafas…….panjang!!! rika….kau tau ada banyak hal yang belum aku ceritakan padamu, rika..., aku hancur, bagiku aku telah mati. Kamu ngomong apa sih?, tanya rika.

Rika sudah satu bulan selama masa tenang kita gak ketemu,ada banyak rahasia tentang ku yang kau atau siapun gak tau!!

Kau tahu rika, udah setengah tahun ku temui mama sering banget terima telp yang gak tau dari siapa?? rika…………aku ingin menjerit aku bisa mengungkapkan dengan kata2.

Kamu tau rika,dulu aku sangat membenci ayah,sejak ayah ikut tablik ayah berubah ayah sibuk dengan kegiatannya,ayah lupa kalau ada akau adik,dan mama yang nunggu ayah dirumah.hingga difikir mama ayah selingkuh,kau tau rika,mama menyimpannya sendiri,mama kurus sekali mama hanya bisa menangis setiap hari sementara ayah lagi sibuk sama tabliknya selama 40 hari di aceh.

Begitu ayah pulang dulu ingin sekali aku memukul ayah memintanya untuk meinta maaf sama mama tapi aku tak mempunyai kemampuan karena saat itu pun umurku masih 13 tahun, semua dipendam mama sendiri tanpa ada keluarga yang tau. mama begitu menjaga nama baik ayah,padahal aku sangat tau hati mama sangat perih hancur.semua berlalu begitu saja ayah minta maaf sama mama dan mama berusaha memulihkan hatinya aku pun tau hati ayah juga merasakan sakit karena penghianatan itu.ayah semakin sayang sama mama… waktu itu aku masih belum mengerti,

Tapi kalau tebakan ku benar mama selingkuh kenapa harus terulang ka?? Kenapa harus ada acara balas balasan.rika saat itu memeluk ku. Ka…….kau tau setelah aku berpisah dengan dimas,aku hancur ka…, selama ini aku terlihat tegar padahal aku rapuh aku sudah tak punya penyanggah,kau tau rika…. Setelah berpisah dengan dimas aku menemukan sosok cowok yang membuatku terbangun dari ketidak berdayaan ku,dia memberikan aku segLanya yang aku butuhkan,dia selalu ada buat aku,mas irfan ya?? Ya,,… dia aku mencitai dia.tapi kau tau rika cinta nya membawaku dalam manusia yang palng hina dan nista.aku tak pantas hidup ka..

Tita!! Rika menyentak ku nada suara cukup tinggi.tita kau masih punya sahabatmu.rika yang kuharap aku masih punya perhatian keluarga tapi…kurasa itutak akn kudapatkan .mama terlalu sibuk dengan dunianya,ayah sibuk banget sama kerjaan nya.mereka gak pernah nanya kau punya masalh apa kenapa berubah suka keluar malam,

Rika,sahabatmu ini sudah tak punya arti lagi jika dia tetap hidup,aku gak tau bagaimana aku menjelaskan nya sama kamu.rika mas irfan memang selalu ad tapi disaat aku mulai bagun dari keterpurukan dia merengut segalanaya yang aku punya,

Rik,aku……………….aku sudah kehilangan kehormatanku rika, aku memeluk rika dan menangis.rika nangis kok bisa??? Hahah?!!! Kapan yas?? Kenapa kau menyimpannya sendiiri?? Rik, selama ini aku berusaha melupakan kejadian itu tapi aku gak bisa,kau da minta dia untuk bertanggung jawab?? Udah rika.tapi pecundang itu,dia malah lari dan memeutuskan hubungan kami.ingin sekali rika aku membunuhnya.tapi membunhnya juga tak bisa mengembalikan apa yang telah direnggutnya,rika sahabatmu inoi telah hancur hingga debu,aku ingin pergi dari dunia ini ka,aku sudah tak snaggup untuk melangkah kan kakiku. Sebagai seorang cewek aku sudah terhina ka……………………gak kau harus tetap hidup nerusin hidupmu gak boleh menyerah kau harus kuat.lalu bagaimana kalau kekuatanku terpisahkan oleh agama??

Maksudmu?? Kau tau rika ada seorang penolong namanya asi gilbert dia sangat baik dia menyangiku tapi jalan keyakinan kami berbeda.hingga aku dan dia dipisahkan dengan orang tuanya dan orang tua ku..dia sempat menyematkan gelang ditanganku.

Hatiku sudah mati rasa.

Aku banyak cerita ke rika,buatku rika seorang sahabat yang siap ada buat aku dikala aku sedih maupun senang.rika sahabat terbaikku.

Pertemuan waktu itu selesai,aku pulang krumah dirumah ayah tengah bercanda dengan mama.saat itu betapa aku ingin mengungkapkan apa yang dihatiku,perasaan yang kusimpan dihatiku seakan bom yang siap meledak

Satu minggu kemudian ayah dan mama nanya ke aku, tita… kamu jadi ke bandung?? Ia ma yang ada dipikiran ku saat itu aku harus pergi untuk melupakan semuanya.aku gak mau aku membenci mama dan papa.

Keputusan ku sudah bulat.mama mempersiapkan keperluanku dibandung nanti.

Dengan waktu yang tersisa 1 minggu aku menemui bang asi kerumahnya dan orang tuanya mnengijinkan,hari itu hari minggu jam 2 siang dirumah sakit umum dikotaku(pematangsiantar).hari itu mendung,mama nya keluar buat kerja,ortunya kerja dirumah sakit umum itu,

Bang asi menatapku lekat tak pernah aku dipandang nya seperti ini saat itu,dia meletak kan tangannya dikepalaku diusapnya ya… seperti biasa dia memberantakin rambutku,emmm ya satu bulan kami udah gak ketemu.aku meneteskan air mata ya betapa ku sangat rindu dengannya,rindu senyumnya,rindu rambutnya yang kerting rindu berantem dengannya,aku rindu cara dia memain kan gitarnya aku rindu narsisnya…..ya….aku rindu pelukan hangatnya….setelah mengusap kepalaku dia beranajak danmemalingkan wajahnya aku tau saat itupun dia gak bisa menahan air matanya,aku berdiri dari tempat aku duduk.aku langkahkan kaki ku menuju bang asi kupeluk bang asi dari belakang bang biarkan aku seperti ini sebentar saja untuk ter akhir kali.dia meletakakn tangan ya di atas tanganku.dia diam,sesaat kemudian dia memalingkan wajahnya ke arahku,dek….maafin abang ya!! Emmm…abang sayang ma kamu.aku juga sayagn ma abang.maafin aku ya!jadikan kenangan indah anatara kita hamya jadi sebuah kenangan.dek….gak akn pernah abang menemukan kenangan yang sama.kenangan itu akan tetap abang simpan dan tak tergantikan.dia memeluku…

Dek..jangan pergi…………emmm aku harus pergi terlalu banyak kenangan pahit dan manis dikota ini.meskipun AKU tau sejauh apapun aku pergi gak akn menghapus apaun.bang aku ingin sekali melihaatmu memaikan gitarmu danmenyanyi untuk ku,emmmmm…………………hujan pun sudah mulai turun.bang asi memainkan gitarnya yang dia bilang sebagai istri ke2 nya.dia memberiku selembar kertas.

Ku baca ini buat apa? Da baca aja.ku baca tulisan itu,ku meneteskan air mataku,

Istri pertamaku

Begitu aku memanggilnya sebagai panggilan manjaku kepada kekasihku

Senyum lepas nya tak akn pernah kulihat lagi

Istri pertama ku tau kah kau betapa aku kecewa dengan keadaan

Dengan dunia dan keyakinan ku,kenapa ku haarus dipisahkan dari istriku

Hanya karena perbedaan keyakinan aku benci perbedaan ini.

Istriku…………

Tak pernah aku bayang kan sebelumnya kalau aku akan menagis cuma karena cinta

Tapi cinta ku padamu sudah terlajur tertanam sangat dalam.

Istriku… tak akan pernah lagi aku melihatmu menyetrika bajuku,menyapu rumahku,sibuk menyuruhku mandi,sibuk mengajak ku jalan2.

Aku tak akan lagi merasakan hangatnya ciuman kening yang kau laying kan jika kau baru datang atau ketika kau hendak pulang.tak ada lagi yang akn melarang ku minum,merokok.

Sayang……. Aku pasti merindukan mu…………

Ku yakin kau pasti baik2 saja tanpa ku…

Kau harus kuat tegar tidak lagi rapuh sama seperti pertama kali kita bertemu.

Berjanjilah padaku………

Isri pertama ku manja

Isrtiku sayang

Maaf aku mencintaimu………………………

Bang asih…ia?? Aku ingin kau bilang ke aku kalau kau mencintaiku.

Dia memeluk kuhingga ku terjatuh dan tertidur.dia tidur disampingku, ssat itu dia bilang pada ku apakah cinta harus dikatakan??? Tidak!! Tapi aku ingin mendengarnya untuk terakhir kali.dia mencium pipi ku.lalu bilang ke aku ya istriku aku mencintaimu.

Setelah itu aku tak memintanya apapun lagi. Hujan2 aku diantarkannya kedepan untuk naik angkot pulang.karena haripun sudah sore,kami mamakai payung dan dia memelukku. Langkahnya diperlambat ketika langkah kami hanya tinggal 10 langkah dari halte angkot.dia mengenggam tangan ku,dia sempat mengajaku bercanda,dek… tu da banyak orang mau minta tanda tangan ku…. Adek gak mau???gak…narsis!!! biarin!!

Dia semakin memperlambat langkahnya,iiihhhh ayo cepet ntar hujannya tambah gede. Dia melangkah begitu dihalte banyak banget anak sekolah yang mau pada nunggu angkotnya.ku pandangi wajahnya bang asi, saat itu yang di benakku,tuhan…. Jagakan dia…buat dia berubah jadi lebih baik,kuatkan dia tuhan.hadirkan satu wanita yang bisa membuat ya lebih baik dari sekarang.

Bang asi… ia?? Ku meneteskan air mataku kembali,maaf!! Aku gak bisa menjadi pacar yang baik yang seperti kau inginkan.maaf karena terlalu sering membuatmu marah.

Bang………..emmmmmmmmm kutarik nafas panjang.aku kehabisan kata-kata

Dek? Ia..

Ahh gak Cuma call aja.itu angkot nya da datang… kulangkahkan kaki ku lebih depan dari bang asi.dek…..ingin kusembunyikan air mataku yang terus saja mengalir sedari tadi emm dia kedepanku sesaat sebelum angkot ku tiba tepat didepan ku.bang asi melayangkan ciuman dibibirku.kulihat dipelupuk matanya menglair air mata,bang harus janji sama aku kalau abang akan baik2 tanpa aku.emmm ia… di usapkan tangannya di kepalaku..dilihatnya aku memasuki angkot,kulihat dari angkot dia takberanjak dari tempat dia berdiri tadi semabri melihatku sampai aku sudah tak terlihat.selamat tinggal kekasihku…

Hari minggu sore itu adalah perpisahanku dengan kekasihku.

Hari senin aku mencari irfan ke tempat dimana dia kerja.tapi tempat kerjanaya tutup,aku hanya ingin meminta dia untuk bertanggung jawab untuk terakhir kali sama ku.jika dia mau maka aku gak akan pergi.tapi aku tidak bisa menemui dia.

Hari selasa,kucari lagi apa yang harus kucari ku tau aku bodoh kalau aku msih berharap.aku hanya ingin dia membantuku menjelaskan ke orang tuaku.dia gak perlu bertanggung jawab sama aku tapi sama ortu ku dia harus.

Hari kamis aku nunggu dia didepan jalan diman dia sering lewat,aku melihatnya tapi ku panggil entah dia denga tau tidak dia gak berhenti untuk menemui aku. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk memberinya surat.

“dear irfan….”

Mas…. Terlalu banyak kebahagiaan yang kau tawarakn dulu padaku,hingga kau hancurkan kepercayaanku padamu,kau rampas apa yang tak sehArusnya kau ambil dariku,berulang kali aku memintamu untuk tidak meninggalkan aku,terlalu pedih luka yang kau beri,hinga berdarah dan menanah.kau tau mas aku sudah kau buat seperti sampah,aku sudah jadi seorang yang paling hina dan nista.mas……………………kenapa cintamu begitu indah dan membuatku pr yang panjang.kau kejam kaupecundang mas.aku sudah tak menemukan mu lagi dengan mas irfan yang kutemui satu tahun lalu.mas………………cintamu buatku jadi wanita terbodoh………..aku telah kaubakar hingga debu tak besisa yang melayang layang dijalanan kotor.

Kau harus mempertanggung jawabkan nya ke kedua ortuku.janganlah ke aku aku tak buth itu tapi kedua ortuku,aku tak mungkin hidup selamanya dengan seorang pecundang sepertimu.mas aku bukan sampah!!!

Hari jumat mas irfan telp,dek… ia mas mau bertanggng jawab tapi satu bulan lagi emmhhhh tanggung jawab tak butuh waktu,mas mau bicara dulu ke ortu mas.gak perlu mas terlambat!!!!

Back dua minggu lalu mama papa berantem besar,mau ada perpisahan,aku kabur ke rumah nenek untuk menenangkan fikiranku,rasanya terlalu berat yang kau alami tak sanggup lagi aku menampung beban ini. Mama tak menggap aku sebagai anak nya.karena gara2 aku ayah tau soal perselingkuhan mama.ayah menangis……aku yang mengurung diri dikamar da seperti orang gila tertawa sendiri dan mama kudengar masih menangis meski da seharian.hujan2 aku putuskan untuk pergi,kalau aku tetap dirumah aku bisa gila. 3 har I aku dirumah nenek tapi tetap saja aku menagis trus, hujan ayah jemput aku malam pulang kerja, di sepanjang jalan ayah menceritakan seglanya apa yang terjadi,ternyata tak hanya terjadi tahun 2000 tapi sudah pernah trjadi waktu thn 1995.oghhhhhhhhh……………… rasanya aku ingin berteriak. Ayah meragukan adik ku sandi sebagai anaknya.ya tuhan malam itu aku ingin sekali rasanya masuk kejurang.tuhannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn……………………………………………………………….. kuatkan aku tuhan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Sesampainya dirumah kulihat mama masih dikamarnya menagis.dengan barang2 mama yang uda di kartonin.mama menulis surat buat sandi arbi jihan dan ayah dan aku.

“” mas aku minta maaf terserah itu harta mu tak ada sesen pu yang aku bawak”

“anakku arbi jihan sandi mama sayang kalian maaf ya mama gak bisa bawak kalian mama takut kalau mama bawak kalian kalian gak akan dapat pendidikan yang bagus,mama takut mama gak bisa kasih kalian makan.maafin mama ya .

Tita,puas kau sama semua inikan?? Puas kau dah menghancurkan keluargamu sendiri.jangan pernah panggil aku mama kau bukan anak ku.

Surat mama itu buat ku seperti tersambar petir.aku da gila dikamar nangis ketaw sendiri nanya jawAB sendiri.

Sehari kemudian nenek datang karena ada keluaarga ku yang pesta. Nenek nginap dirumahku.nenek mengumpulkan aku dan mama.

Nenek menanyai aku dan mama

Mama menceritakan segalanya dari tahun 95 sampai sekarang. Ya allah aku baru tau itu,mama minta maaf dengan ku,mama memeluk ku, ya tuhan kalau mama tau apa yang terjadi sama aku betapa hatinya semkin hancur.kuurungkan niatku u untuk memberi tahu mama walaupun jujur aku benci ma mama papa. Dua hari kemudian ketika semua hamper membaik,mama membaca buku diary ku,buku itu pukulan berat buat mama.mama baru menyadari kalau mama lupa kalau ada aku,sehingga keadaan dari tahun 95 itu membuat aku kacau terpuruk masuk kepergaulan yang slah.mama menangis memelukku mama bertanya padaku tita apa ini benar nak?? Ia ma…

Maafin mama nak udah salah mendidikmu,maafin mama sama papa. Irfan gak perlu tanggung jawab dia gak pantas jadi suami anak mama.mama gak mau kau semakin mendertita.tita harus bagun kembali dari awal hidup tita,lupakan semua yang pernah terlewat,tita anak mama dan papa tita harus kuat dan bagun dari keterpurukan ini demi mama dan papa.mama memeluku.papa….memeluku kami dikamar bertiga,aku bilang kemama dan papa,

Ma,pa kita bina lagi hubungan baru anggap saja mama dan papa bru menikah lagi dan perbaiki hati kita masing masing tita tau hati tita ,mama dan papa sakit,kita mulai lgi dari awal lupakan apa yang terlewat.

2 hari setelah pembicaraan malam itu mama naya ma aku aku jadi pergi ke bandung tidak,aku bilang iya jadi, aku harus tetap pergi untuk memperbaiki hatiku dan menenangkan pikiranku.melupakan semua hal tentang maslalu,meskipun aku tau itu gak gampang!

Sampai di hari teakhir aku di kotaku, dimas menemui ku dia bersama tunangan nya,uuuggghhhhhhhhhhhhh

Malam itu jadi malam perpisahan aku dengan bang asi, dimas, sahabtku, keluarga besarku,mama papa adik2ku dan irfan.aku diantarkan kehalte bus mama gak berhenti menangis ya….aku tau mama sangat khawatir karena baru ini aku pergi sejauh ini.kulihat dari sebrang jalan mas irfan diatas motornya melambaikan tangnanya.begitu bus dinyalakan aku keluar aku lari aku peluk mama,adik2 ku.

Begitu bus ku jalan melewati mas irfan kulihat dia memandangku mngerakan tnagannya seakan menyuruhku menlp dia.kulihat hp ku bordering,tercantum nama mas irfan ku angkat

Asalammualaikum mas…

Waalaikum salam

Maafin mas ya!! Kamu hati2,gak akan habis kata2 mas buat minta maaf sama kamu.mas mohon jangan pergi turun mas bkal bertanggung jawab.emmmmmmmmm terlambat mas.keputusanku da bulat, .mas sayang kamu!! Teriak Irfan.

Tapi aku brlalu begitu saja. Kulihat dari kaca bus mas irfan mengejarku dia tepat disampingku waktu lampu merah dikota,dia melambaikan tangan nya mas sayang kamu!!

Aku sms mas irfan

Aku juga sayang dan cinta ma mas tapi cinta mas da buat aku terhina dan ternistakan.biarkan aku menjalani apa yang harus aku jalani tanpa kamu

Luka yang kau semaikan terlalu perih buat aku tak hanya buat ku tapi buat mama dan papa ku. Biarkan aku sendiri aku tak pantas mendampingimu aku hanya wanita yang telah kau kotori,tapi enggan kau membersihkanya.

Simpan saja kata cinta itu buat istri mu kelak,jangan pernah ada lagi wanita yang mengalami hal yang sama karena mu.

Jalani saja hidup mu lebih baik jika kau ingin bertanggung jawab padaku

With love irfan hanafiah

Dan keberangkatan ku itu sudah menjadi tindakan benar sekarang aku dibandung kuliah di salah satu politehnik bandung jurusan tehnik informatika. Dan hidupku masih berjalan meskipun tertatih

Tuhan telah menugur keluarga ku dengan caranya,apa yang terjadi dengan ku saat selama ini dengan adanya maslah ini aku bisa belajar banyak hal meskipun aku tau tak sepantasnya aku belajar setelah suatu buruk telah terjadi.tapi setidaknya kalau aku tak mengalami itu aku dan keluarga ku tak akan seharmonis sekarang aku telah menemukan keluargaku yang semasa aku kecil.

Meskipun sebagai seorang wanita aku sudah tak berharga lagi di depan laki-laki.

Aku tak akan lagi berushaa mencari cinta atau belajar mencintai aku menutup segala pintu hatiku untuk cinta untuk saat ini.jika suatu saat nanti ada seorang laki-laki aku tak ingin dia mengenal ku karena kata cinta.hal pertama yang ingin aku bagi dengannya adalah masalalu suramku,jika dia menerima ku apa adanya akan kubelajar untuk mencintai nya tapi bukan dengan ikatan pacaran tapi dengan ikatan pernikahan.

Tuhan aku tau kau menentukan hidup ,jodoh mati aku minta padamu tuhan kirimka aku seorang suami kelak yang mencintai aku apa adanya menerima maslalu ku.amin


Aku tak mempunyai kemampuan dan tenaga lagi untuk berlari ajarkan aku untuk itu tuhan.ajarkan aku untuk tersenyum meskipun dalam kesakitan dan derita ku.

cerita cinta

cinta tak dipaksakan tapi cinta pasti memaksa

Apa yang paling menarik dalam cinta? padahal cinta itu sulit dimengerti, mengapa seorang yang tangguh bisa lemah karena cinta?mengapa cinta itu bisa membunuh? tak ada yang bisa melawan cinta dan apa yang diinginkan cinta itu...baca cerita cinta, cerpen, dan kisah nyata tentang cinta di ceritacinta-di.blogspot.com


Blogspot Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by Urban Designs